Sevilla Bisa Kejutkan Barca
Penjaga gawang Sevilla,
Beto sesumbar bahwa ia sama sekali tak gentar menghadapi Barcelona. Kedua klub
asal La Liga itu akan “baku hantam” di ajang EUFA Super Cup di Boris Paichadzis
Erovnuli Stadioni, Rabu 12 Agustus 2015.
Barca
tampil sebagai kampiun Liga Champions usai mengalahkan Juventus di partai final
dengan skor 3-1. Sementara Los Nervionenses –julukan Sevilla—menjadi juara
Europa League usai membenamkan tim asal Ukraina, Dnipro Dnipropetrovsk, 3-2.
Di
atas kertas, pasukan Luis Enrique jelas lebih diunggulkan karena status peraih
treble winner. Meski demikian, kiper dengan nama lengkap António Alberto Bastos
Pimparel itu optimistis rekan setimnya mampu meraih hasil terbaik di Georgia.
“Satu
orang pemain tidak akan mampu memenangkan gelar. Sevilla telah memenangkan rasa
hormat dari semua orang, termasuk Barcelona,” tegas Beto kepadaRadio
Sevilla, Kamis (30/7/2015).
“Ini
merupakan final kejuaraan Eropa dan kami menghormati Barcelona karena tim
mereka menakjubkan. Kami adalah Sevilla dan saya pikir nanti akan menjadi
pertandingan yang bagus. Semoga kami akan mengangkat trofi,” tuntas kiper asal
Portugal itu.
Barcelona Ingin Ukir Sejarah di Liga Champions
Selasa, 28 Juli 2015 | 10:43 WIB
Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu, berharap timnya bisa mencetak sejarah di Liga Champions, yakni mempertahankan trofi dalam dua musim beruntun. Agen Poker
Sejak berganti format dari Piala Champions pada 1992-93, belum ada satu pun juara bertahan Liga Champions bisa kembali juara pada musim berikutnya. Bartomeu berharap Barcelona menjadi klub pertama yang bisa melakukannya pada musim 2015-16 ini.
“Kami telah melakukan analisis. Tim ini sanggup memenangi 6 gelar (tahun ini). Saya pikir, target itu bisa kami capai,” tutur Bartomeu yang baru terpilih pada pemilihan presiden pada Sabtu (18/7/2015) lalu kepada Barca TV, Senin (27/7/2015).Agen Domino
“Kami terutama berharap bisa mempertahankan trofi Liga Champions. Hal yang belum pernah dilakukan oleh klub mana pun. Namun, saya yakin tim ini bisa melakukannya,” ujar dia. “Kami menargetkan tim ini bisa memenangi segalanya.”
Sejumlah klub pernah mencoba untuk mempertahankan trofi Liga Champions. Namun, ketika sudah melaju jauh hingga partai puncak, mereka kandas.
Pada 1994-95, AC Milan sebagai juara bertahan takluk dari Ajax Amsterdam. Kenahasan Milan berulang di Ajax pada musim berikutnya karena kalah adu penalti dari Juventus. Juventus bernasib serupa. Mereka dipermalukan Borussia Dortmund pada musim 1996-97.
Barcelona menjadi tim terakhir yang memupuskan mimpi sang juara bertahan. Enam tahun lalu, pasukan Josep Guardiola mengawali tonggak sejarah era emas baru Blaugrana dengan mengalahkan Manchester United, juara 2007-08, dengan skor 2-0 berkat gol Samuel Eto’o dan Lionel Messi. Agen Capsa
Meksiko Rebut Piala Emas 2015
Meksiko menjadi juara Piala Emas 2015 setelah pada laga final mengalahkan Jamaika 3-1, Minggu malam atau Senin (27/7/2015) pagi WIB.
Andres Guardado membuka kemenangan Meksiko pada menit ke-31. Tak terkawal para pemain Jamaika, kapten El Tri itu melepaskan tendangan voli tanpa mampu diantisipasi kiper Ryan Thompson. Inilah gol ke-6 Guardado sepanjang turnamen. Agen capsa
Satu menit babak kedua berjalan, Jesus Corona Ruiz menggandakan keunggulan Meksko. Seusai mencuri bola dari penguasaan Rodolph Austin, Corona langsung menggiring bola ke depan lalu menceploskan bola ke gawang Thompson. Agen Poker
Kesalahan individu pemain Jamaika kembali dimanfaatkan Meksiko untuk mencetak gol ketiga pada menit ke-61. Berupaya mengantisipasi umpan silang Meksiko, usaha Michael Hector justru mengarahkan bola ke Oribe Peralta. Tanpa pengawalan, striker Meksiko itu melepaskan tembakan dan mengubah skor menjadi 3-0. Agen Domino
Jamaika bisa memperkecil keadaan melalui pemain pengganti, Darren Mattocks, pada menit ke-79. Namun, El Tri tetap bisa mempertahankan keunggulan. Meksiko menang 3-1 atas Jamaika dan berhasil menjuarai Piala Emas 2015. Domino Online
Bagi Meksiko, gelar ini merupakan yang ke-7 sepanjang sejarah Piala Emas yang digulirkan pertama kali pada 1991. Namun jika menghitung Kejuaraan CONCACAF, Meksiko telah 10 kali menjadi juara. Meksiko menjadi kampiun di wilayah Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia pada 1965, 1971, 1977, 1993, 1996, 1998, 2003, 2009, 2011, dan 2015.